Membersihkan Rumah

renungan harian kristen gkka sendawar Membersihkan Rumah

Renungan Harian

Baca : 1 Petrus 1:22-2:5

1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

1:24 Sebab: “Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,

1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

2:1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

2:3 jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan.

2:4 Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.

2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

Buanglah dari dirimu segala yang jahat; jangan lagi berdusta, dan jangan berpura-pura. Jangan iri hati, dan jangan menghina orang lain. —1 Petrus 2:1 BIS

Baru-baru ini, saya pindah dari satu kamar ke kamar lain di rumah yang saya sewa. Ternyata dibutuhkan waktu lebih lama dari yang saya perkirakan karena saya tidak ingin kamar baru saya berantakan seperti kamar yang lama. Saya ingin awal yang serba rapi dan segar. Setelah berjam-jam membersihkan dan memilah barang, saya menaruh beberapa kantong di pintu depan berisi barang-barang yang akan dibuang, didonasikan, atau didaur ulang. Namun, akhir dari proses yang melelahkan itu adalah kamar bersih yang membuat saya betah di dalamnya.

Usaha pembersihan kamar itu memberi saya pencerahan baru saat membaca kembali 1 Petrus 2:1 (BIS), “Sebab itu, buanglah dari dirimu segala yang jahat; jangan lagi berdusta, dan jangan berpura-pura. Jangan iri hati, dan jangan menghina orang lain.” Yang menarik, baru setelah mengungkapkan sukacita atas hidup mereka yang baru di dalam Kristus (1:1-12), mereka diperintahkan Petrus untuk membuang segala kebiasaan yang buruk (1:13-2:3). Saat perjalanan kita bersama Tuhan terasa berat dan kasih kita kepada sesama menjadi dingin, janganlah itu membuat kita mempertanyakan keselamatan kita. Kita tidak berubah demi diselamatkan, tetapi justru karena kita telah diselamatkan (1:23).

Memang, kita telah menjalani hidup baru di dalam Kristus, tetapi kebiasaan-kebiasaan buruk kita tidak hilang begitu saja. Karena itu, setiap hari kita perlu membuang semua yang menghalangi kita untuk sepenuhnya mengasihi sesama (1:22) dan bertumbuh (2:2). Lalu, setelah diperbarui dan dibersihkan, kita dapat mengalami keindahan dari pembangunan kembali yang dikerjakan Kristus lewat kuasa dan kehidupan-Nya (2:5). —Monica Brands

Bapa Surgawi, terima kasih untuk hidup baru yang Engkau bangun dalam diri kami melalui Tuhan Yesus Kristus. Tolonglah kami untuk datang kepada-Mu setiap hari agar senantiasa dibersihkan dan dibarui.

Tiap hari, tolaklah kebiasaan buruk dan alamilah hidup baru dalam Yesus.

Sumber :

share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *