Menu Tutup

KEHIDUPAN KRISTEN YANG BERBUAH

Ayat Alkitab KOLOSE 4 : 1 – 6

4:1Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga.
4:2Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.
4:3Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan.
4:4Dengan demikian aku dapat menyatakannya, sebagaimana seharusnya.
4:5Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.
4:6Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.

Tuhan menghendaki agar Umat-Nya berbuah. Rasul Yohanes menulis bagaimana
Tuhan Yesus dengan tegas menyampaikan bahwa Murid Kristus harus berbuah dan itu merupakan hal penting yang harus diketahui dan disadari Gereja-Nya sebagai sebuah tanggungjawab yang harus diembannya. (Yoh. 15:16). Paulus yang adalah Rasul Yesus Kristus pun menghendaki Kehidupan Umat Tuhan berbuah dan hal ini terlihat dari Nasehat-nasehat Kerasulannya kepada Jemaat. Dalam Kolose 4:1-6 Kita akan belajar Beberapa Nasehat Kerasulan Paulus dalam Mendorong Jemaat Tuhan di Kolose dan Orang Kristen masa kini untuk berbuah melalui Kehidupan yang merupakan Anugerah Tuhan yakni:

  1. Bertekun dalam Doa (Kol. 4:1-4)
    Perikop ini dianggap terkait dengan ayat sebelumnya sehingga kita bisa mencermati bahwa sudah merupakan kewajiban yang harus dilakukan para tuan untuk berdoa bersama dengan para hamba mereka dan berdoa setiap hari bersama mereka, atau untuk bertekun dalam doa. Mereka bukan hanya harus adil dan baik terhadap para hamba mereka itu, tetapi juga harus bertindak sebagai Orang Kristen yang Saleh, yang peduli terhadap jiwa para hambanya, selain peduli terhadap raga mereka. Sebagai bagian tanggung jawab dan juga di bawah pengaruh yang dimiliki, perhatikanlah juga mengenai berkat Allah ke atas mereka, sebagaimana kamu memperhatikan urusanmu di tangan mereka. Terkait dengan poin ini Paulus memberikan beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni: Pertama, Peliharalah waktu-waktu doamu, tanpa teralihkan oleh urusan lain. Arahkanlah hatimu supaya tetap melekat pada kewajiban itu, tanpa berbelok atau menjadi surut bahkan sampai pada kesudahannya. Kedua, Berjaga-jagalah atau Waspadalah. Paulus mengingatkan agar Umat Tuhan di Kolose harus mempergunakan seluruh kesempatan doa mereka dan memilih saat yang tepat untuk melakukannya yakni saat yang bebas dari gangguan hal-hal lain dan menjaga pikiran supaya tetap terpusat pada kewajiban itu sambil mengucap syukur atau dengan ungkapan khidmat untuk mensyukuri belas kasihan Tuhan yang telah diterimanya. Hal lain yang disampaikan Paulus ialah Jemaat Berdoa juga Untuk Kemajuan Pelayanan dari
    Hamba-hamba Tuhan.
  1. Hiduplah Bijaksana Terhadap Orang-orang Luar (Kol. 4:5a).
    Rasul Paulus menyadari bahwa Jemaat Kolose diberi anugerah untuk hidup dalam lingkungan umat Tuhan dan juga di lingkungan dimana masih banyak orang yang belum dan tidak percaya kepada Kristus. Terjemahan BIS Kol. 4:5 “Di dalam hubungan kalian dengan orang-orang yang tidak percaya,hendaklah kalian hidup bijaksana, …” Paulus menasehati Jemaat Kolose untuk berlaku sepatutnya terhadap semua orang yang bergaul dengan mereka, terhadap dunia yang tidak percaya atau orang-orang yang berada di luar jemaat Kristen. Jemaat Tuhan perlu berhati-hati karena dengan mereka karena Pergaulan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik dan tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain. Tuhan Yesus menjelaskan Identitas Orang Kristen sebagai Pengikut-Nya harus bersinar menerangi dunia yang belum percaya dan bahkan menegaskan bahwa: Maka Aku berkata kepadamu: “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga” Mat. 5:20
  1. Pergunakan Waktu yang ada (Kol. 4:5b).
    Selain itu Paulus juga menasehati Jemaat Kolose untuk memanfaatkan setiap kesempatan untuk berbuat baik kepada Orang-orang yang belum bahkan tidak percaya kepada Kristus. Yesaya 1:17 berbunyi: “belajarlah berbuat baik,…” Umat Tuhan diingatkan untuk semasa Hidup berbuat baik kepada semua orang selama diberi kesempatan Tuhan. Inilah panggilan Tuhan bagi gereja-Nya untuk bersinar keluar.
  1. Hendaklah Kata-katamu senantiasa Penuh Kasih (Kol. 4:6).
    Nasehat Kerasulan Paulus bermanfaat untuk pertumbuhan Rohani Jemaat juga Panggilan dan Perutusan Untuk bersinar dan berdampak bagi Orang lain. Hal ini juga dapat diwujudkan melalui Perkataan. Perkataan dapat berguna untuk membangun juga untuk meruntuhkan atau mematahkan semangat orang lain. Paulus melihat hal ini sangat penting dan hal ini disampaikan di ayat 6 (TB) Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. Atau dalam terjemahan (BIS) 6 Hendaklah hal-hal yang kalian ucapkan selalu menyenangkan dan menarik. Hendaklah kalian tahu bagaimana seharusnya kalian menjawab pertanyaan-pertanyaan orang. Bagian ini menekankan bahwa Gereja Tuhan berkompeten dalam membangun, mempertahankan dan menyaksikan imannya kepada dunia ini.

Kesimpulan
Kehidupan Umat Kristen Masa Kini harus tetap berbuah di setiap zaman dan dalam segala keadaan. Hal ini dapat terwujud Jika Umat Tuhan: Bertekun dalam Doa, Hidup Bijksana dengan Orang Luar, Mempergunakan Waktu yang ada dengan baik dan Membangun serta Menyaksikan Imannya kepada Orang lain melalui Perkataan yang penuh Kasih.

Kiranya Tuhan Yesus Menolong dan Memberkati Kita semua Untuk Terus Berbuah dalam dunia ini dan Bersinar selalu.

Pdt. Nelson Neno, MA
Gembala Sidang GKKA Sendawar

Kolom Komentar !!

Berikan komentar sesuai pedoman kami. Email anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Lainnya